Hasil ujian
nasional sudah di umumkan. Kegembiraan menghiasi wajah-wajah mereka yang telah
berhasil lulus dan sebaliknya, kesedihan menerpa mereka yang gagal.
Coret-coretan baju adalah hal yang umum dilakukan oleh para pelajar yang
berhasil melewati ujian nasional. Tetapi tidakkah mereka menyadari bahwa
sebenarnya ujian nasional hanyalah gerbang awal untuk memasuki jenjang
universitas. Bila lulus di UN, maka gerbang yang selanjutnya mereka takhlukkan
adalah SBMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).
SBMPTN jelas lebih berat dari pada UN, kenapa?
Bila di UN, para pengawas cenderung kooperatif dengan siswa bahkan terkadang membantu siswa untuk menjawab soal. Hal ini mungkin wajar bagi sebagian orang karena merasa kasihan bila siswa-siswa tersebut banyak yang tidak lulus. Namun tidak demikian di SBMPTN. Soal antara tempat duduk depan-belakang, kiri-kanan sangat berbeda berdasarkan kode. Pengawasnyapun tidak se kooperatif pengawas UN. Karena mereka berfikir bla siswa-siswa tersebut tidak lulus SBMPTN maka mereka bisa mencoba lagi tahun depan atau kalu tidak mau, masuk aja ke universitas swasta!!!
Mungkin bagi siswa yang pernah mengikuti SBMPTN pernah berkata,"orang yang pintar dan dapat ranking di kelas belum tentu lulus SBMPTN, apalagi lagi yang OON, hee"
Mungkin kalimat tersebut bisa menggambarkan betapa kompetitifnya SBMPTN. Selain itu, juga tercatat, jumlah siswa SMA yang mengikuti SBMPTN meningkat dari tahun ke tahun. Artinya, atmosfir SBMPTN akan semakin kompetitif.
SBMPTN jelas lebih berat dari pada UN, kenapa?
Bila di UN, para pengawas cenderung kooperatif dengan siswa bahkan terkadang membantu siswa untuk menjawab soal. Hal ini mungkin wajar bagi sebagian orang karena merasa kasihan bila siswa-siswa tersebut banyak yang tidak lulus. Namun tidak demikian di SBMPTN. Soal antara tempat duduk depan-belakang, kiri-kanan sangat berbeda berdasarkan kode. Pengawasnyapun tidak se kooperatif pengawas UN. Karena mereka berfikir bla siswa-siswa tersebut tidak lulus SBMPTN maka mereka bisa mencoba lagi tahun depan atau kalu tidak mau, masuk aja ke universitas swasta!!!
Mungkin bagi siswa yang pernah mengikuti SBMPTN pernah berkata,"orang yang pintar dan dapat ranking di kelas belum tentu lulus SBMPTN, apalagi lagi yang OON, hee"
Mungkin kalimat tersebut bisa menggambarkan betapa kompetitifnya SBMPTN. Selain itu, juga tercatat, jumlah siswa SMA yang mengikuti SBMPTN meningkat dari tahun ke tahun. Artinya, atmosfir SBMPTN akan semakin kompetitif.
0 komentar :
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !